Honda Bagikan Cara Aman Berkendara Saat Hujan

Faktor keselamatan di jalan raya pada dasarnya dipengaruhi oleh banyak hal, seperti kondisi fisik dan mental pengendara, kondisi kendaraan, kondisi jalan, hingga faktor cuaca. Berbagai kondisi cuaca pastinya menjadi teman setia para pengendara motor di jalan raya. Tidak selalu mengemudi dalam cuaca cerah dan kering, namun kadang juga bebarengan dengan turunnya hujan yang menyebabkan jalan basah, licin, hingga genangan air.

 

Tingkat kewaspadaan yang tinggi sudah pasti sangat dibutuhkan. Karena tidak seperti saat cuaca sedang cerah, berkendara di saat hujan memerlukan perhatian khusus mengingat ada banyak potensi buruk yang apabila tidak berhati-hati, maka dapat mengakibatkan kendaraan slip dan menjadi awal celaka.

 

Menyikapi kondisi tersebut, maka PT Indako Trading Coy selaku main dealer Honda di wilayah Sumatera Utara (Sumut) yang dikenal konsisten mengkampanyekan #cari_aman saat naik motor melalui edukasi keselamatan berkendara (Safety Riding) pada seluruh lapisan masyarakat, akan berbagi sejumlah tips penting terkait  berkendara aman dan nyaman di saat hujan.

 

Pertama, mengenakan mantel hujan (rain suit) dari jenis yang tepat, yakni tidak menghambat pergerakan tangan, kaki dan kepala ketika berkendara. Karena itu, disarankan untuk menggunakan mantel hujan yang terdiri atas bagian celana, jaket dan memiliki unsur yang bisa berpendar ketika terkena cahaya agar pengendara lainnya dapat melihat keberadaan kita saat di jalan.

 

Tips kedua yaitu memastikan kendaraan dalam kondisi prima, seperti rem, ban , dan lampu agar dapat berfungsi dengan baik untuk mendukung keselamatan berkendara selama hujan turun. Hal penting terkait pengereman adalah selalu menjaga jarak dengan pengendara lain, karena pada saat hujan jarak aman pengereman kendaraan membutuhkan jarak yang lebih jauh dibandingkan saat berkendara pada kondisi kering.

 

Sementara itu tips ketiga yakni mengurangi kecepatan motor untuk menghindari ban tergelincir, karena pada saat hujan biasanya permukaan jalan menjadi licin. Selain itu, mengemudikan kendaraan dengan kecepatan rendah akan membuat alur ban kendaraan lebih banyak bersentuhan langsung dengan aspal dan membuat daya cengkram ban jadi lebih baik.

 

Tips selanjutnya, mewaspadai genangan air di jalan, dimana sebisa mungkin menghindari genangan yang dicurigai ada lubang besar dibawahnya. Jangan sembarangan menerobos genangan air yang tidak kita ketahui kedalamannya, karena hal ini bisa mengakibatkan kendaraan mogok ataupun terperosok ke dalam lubang .

 

Tips terakhir yaitu sebaiknya menggunakan jenis helm yang memiliki kaca khusus, sehingga terbebas dari resiko menimbulkan butiran air(embun) sehingga pandangan tetap jernih dan tidak mengganggu saat sedang berkendara.

 

Menurut Ismed Risya, KasubDept Safety Riding & Motorsport PT Indako Trading Coy, keselamatan diri harus selalu menjadi prioritas, karena hal tersebut turut berkaitan dengan keselamatan para pengguna jalan lainnya. Karena itu, tidak berlebihan jika para pengguna motor berasumsi bahwa mengabaikan keselamatan berkendara sama saja dengan mempertaruhkan nyawa orang lain. Jangan sekali-kali menganggap remeh berkendara di musim hujan, karena ternyata resiko yang dihadirkannya lebih besar dibandingkan berkendara dalam cuaca normal.

Share: