Menghabiskan waktu di perjalanan bersama orang tersayang kerap menjadi momen yang dinanti. Namun di balik kebersamaan itu, keselamatan tetap harus menjadi prioritas utama agar perjalanan berjalan nyaman dari awal hingga tiba di tujuan. Terutama saat berboncengan sepeda motor, ada sejumlah hal sederhana namun krusial yang perlu diperhatikan oleh pengendara maupun penumpang.
Pertama, penggunaan perlengkapan keselamatan lengkap menjadi fondasi penting. Pengendara dan penumpang wajib menggunakan helm berstandar SNI yang terpasang dengan benar. Jaket, celana panjang, sepatu tertutup, serta sarung tangan juga berperan melindungi tubuh dari risiko cedera dan memberikan kenyamanan selama berkendara. Langkah sederhana ini merupakan bagian dari kebiasaan #cari_aman yang seharusnya diterapkan setiap hari.
Kedua, posisi duduk penumpang perlu diperhatikan. Penumpang dianjurkan duduk tegak, tidak terlalu ke belakang, serta tidak bersandar berlebihan. Posisi yang tepat membantu menjaga keseimbangan sepeda motor, sementara kaki harus menapak mantap di footstep agar stabil dan tidak mengganggu kendali pengendara.
Ketiga, terkait pegangan, penumpang disarankan memegang pinggang atau bahu pengendara dengan stabil. Pegangan ini dinilai lebih aman dan mendukung kontrol motor, dibandingkan memegang bagian yang berpotensi mengganggu keseimbangan, sehingga setiap gerakan penumpang tidak memberi risiko tambahan di jalan.
Keempat, penumpang diimbau untuk tidak melakukan gerakan mendadak. Berdiri, melonjak, atau berpindah posisi secara tiba-tiba dapat memengaruhi kestabilan motor. Menjaga tubuh tetap tenang selama perjalanan menjadi salah satu kunci agar pengendara dapat berkonsentrasi penuh.
Kelima, saat sepeda motor berbelok, penumpang perlu mengikuti arah gerakan pengendara dengan condong searah belokan. Tidak melawan arah, karena hal tersebut dapat mengganggu keseimbangan dan meningkatkan potensi bahaya. Kebiasaan kecil ini merupakan wujud nyata penerapan #cari_aman saat berboncengan.
Instruktur Safety Riding PT Indako Trading Coy, Wan Muhammad Fahreza, selaku main dealer Honda di wilayah Sumatera Utara, dengan semangat Satu Hati menegaskan bahwa tetap #cari_aman selama berboncengan adalah tanggung jawab bersama. “Berkendara berboncengan itu bukan hanya soal kebersamaan, tapi juga saling menjaga. Dengan perlengkapan yang tepat, posisi duduk yang benar, dan komunikasi yang baik antara pengendara dan penumpang, perjalanan bisa terasa lebih nyaman dan aman,” ungkapnya.
Dengan menerapkan tips tersebut, berkendara bersama orang tersayang tidak hanya terasa menyenangkan, tetapi juga memberikan rasa tenang sepanjang perjalanan. Karena keselamatan bukan sekadar tujuan akhir, melainkan komitmen bersama setiap kali roda mulai berputar di jalan.
